...

"Jadilah Cahaya,Kawan.Bukan di tempat yang terang,namun di dalam kelam.Jangan banyak Berharap,Kawan.Jadilah Harapan..."

Minggu, 01 Februari 2009

Mati dan Hidup itu Dekat

Kawan,

Aku tidak ingin terdengar cengeng,banyak hal di dunia ini yang sangat indah.Lemari ukiran kayu jati dari Jogja,tundra yang menghampar di lereng Alpen bagai permadani Tunisia,nokia 5310 Expressmusic karya Finlandia,gugusan bintang yang terhambur di angkasa,kelembutan sutra daratan cina dan banyak lagi.

Aku kagum,kagum akan dunia yang kaya,kagum akan Allah yang tak pernah berhenti berkarya,sungguh kawan.Pernahkah kau jatuh cinta akan sesuatu,seperti mawar yang merekah,seperti pedesaan di tepi rimba pegunungan yang penuh embun.Ya,seperti itulah perasaanku akan dunia yang dirakit penuh teliti oleh Allah ini.

Aku tahu dengan sangat,indah saat ini tak mungkin kurasakan selamanya.Suatu saat nanti,pasti datang detik,dimana semesta berhenti untuk ku,lalu aku akan melayang di alam yang tak pernah kukenal sebelumnya,kematian.

Belum siap,tak akan pernah siap.Tapi aku harus siap,aku berjanji demi jantung dan hatiku,tak akan kubiarkan,waktuku di keindahan ini sia-sia.Aku akan mengalir bersama air,berhembus bersama angin,berputar bersama bumi,dan membara bersama api,bersinar bagai surya yang cahayanya tumpah ruah di setiap sudut dunia.Aku memang pasti akan hilang,pasti mengalami perasaan bukan apapun dan tak ada dimanapun,tapi sebelum itu terjadi,akan kuukir nama ku di rekahan atmosfir dan litosfer dunia,kenangan.

Jiwa Ku

Jiwa Ku
"Kelas tempatku meneliti hidup,berkelana dalam hening,dan keceriaan,"